Langsung ke konten utama

Gerry Iskak Ingin Donor Stem Cell untuk Cinta Penelope, Apakah Itu?

Jika Anda memiliki keterampilan dalam memasak, maka Anda dapat memulai bisnis sampingan kecil-kecilan ini. Kita semua tahu betapa sibuknya kehidupan sebagai karyawan di pagi hari. Terlebih lagi untuk menyediakan sarapan, itu merupakan sesuatu yang mustahil. Bagi Anda yang memiliki waktu kantor yang fleksibel atau masuk lebih siang maka usaha sampingan menjual sarapan mungkin dapat menjadi sumber penghasilan tambahan Anda. Anda tidak perlu memasak sesuatu yang sangat rumit untuk bisnis ini. Cukup masakan masakan sederhana yang memiliki nilai jual tinggi seperti bubur ayam, gorengan dan indomie rebus atau goreng. Mengenai lokasi, Anda dapat memulai usaha ini di depan rumah Anda sebagai awalnya dan menyajikan makanan untuk tetangga Anda. Untuk memulai usaha ini Anda akan memerlukan bahan baku seperti telur, beras, daging ayam, tahu, tempe, dan sayuran. Anda juga akan perlu membeli minyak goreng, gas, dan kompor jika Anda belum memilikinya. Modal Cinta Penelope dikabarkan mengidap kanker stadium 3, yang ia ungkapkan saat merilis buku pertamanya yang berjudul 'Sebelum Titik'. Gerry Iskak menyebut berniat untuk mendonorkan stem cell miliknya untuk membantu kesembuhan sahabatnya tersebutdiperlukan diperkirakan sebesar Rp 3 Jutaan per bulan dengan keuntungan dapat mencapai Rp 2 Juta per bulan jika penjualan tinggi. "Ya Insyaallah kalau kita bisa bantu, kita bantu itu aja sih. Pada intinya kalau kita bisa bantu saya akan bantu, karena kan semua juga butuh proses ya, nggak bisa sembarangan juga, ada proses dari kedokteran juga," kata Gerry Iskak saat acara ultah Cinta Penelope di Jagakarsa, Jakarta Selatan, dikutip dari detikcom, Selasa (16/4/2019). Stem cell atau sel punca merupakan sel-sel yang diproduksi oleh sumsum tulang yang bisa berubah menjadi sel-sel lain, salah satunya sel darah. Sumsum tulang merupakan jaringan lunak yang berada di tulang belakang, demikian tulis situs American Cancer Society. Transplantasi sel punca biasanya digunakan untuk menangani beberapa jenis penyakit yang terkait dengan darah, seperti kanker darah. Prosedur ini berfungsi untuk menggantikan sumsum tulang yang rusak dan membuat sel-sel punca yang baru yang bisa memproduksi sel-sel darah merah sehat yang baru pula. Sel punca bisa didapatkan lewat donor (allogeneic) maupun diambil dari tubuh sendiri (autologous). Untuk donor, sangat penting untuk mendapatkan yang cocok, karena adanya protein tertentu dalam sel darah putih yang disebut human leukocyte antigens (HLA) yang bisa berisiko menimbulkan penyakit graft-versus-host (GVHD) jika tak cocok. Donor sel punca umumnya didapatkan dari kakak atau adik dan juga orang tua. Setelah mendapatkan donor, pasien akan menerima kemoterapi (radiasi maupun tanpa radiasi), lalu sel punca donor akan dimasukkan melalui infus secepatnya. (health.detik.com)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Pengobatan Sel Punca Hadir di Indonesia, Kenapa Bisa Mahal?

Stem cell atau sel punca kini digadang-gadang dapat menjadi metode pengobatan terkini untuk beragam penyakit. Pasalnya, sel punca dapat meregenerasi sel-sel yang rusak penyebab berbagai penyakit. Beberapa penyakit yang disinyalir dapat disembuhkan dengan metode ini berdasarkan penelitian, antara lain penyakit jantung, diabetes, stroke, kebutaan karena glukoma, pengapuran sendi, hingga kaki diabetik. Disampaikan Dr. dr. Cosphiadi Irawan, SpPD-KHOM, dari FKUI RSCM, sel punca sendiri bisa didapat dari tubuh pasien maupun orang lain. Bagian tubuh yang bisa dijadikan sumber sel punca, kata dia, adalah darah tali pusat, sumsum tulang belakang hingga lemak. "Nah, untuk mengambil dan menyimpan sel punca ini ada protokolnya. Jadi nggak bisa sembarangan. Siapa yang melakukan implantasi sel punca dan laboratoriumnya seperti apa itu harus ada rambu-rambunya agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan," ujar dr Cosphiadi Irawan pada temu media di FKUI RSCM di Jakarta. Dari se...

Seberapa Efektif Transplantasi Stem Cell untuk Obati Kanker?

Jakarta - Cinta Penelope divonis kanker stadium 3 sejak enam bulan lalu. Meski cukup terbuka tentang jenis pengobatannya, ia tidak menyebut jenis kanker diderita. Ia hanya menyebut bahwa kanker yang dideritanya itu akibat pergaulan di masa lalu dan pola hidup tidak sehat. Untuk mengobati penyakitnya itu, ia pun rela melakukan transplantasi sel punca (stem cell) di Singapura. Dan menurut pengakuannya, itu membuahkan hasil yang baik. "Aku secara pribadi ini ingin memberikan kabar gembira, karena kanker saya alhamdulillah ada peningkatan lebih baik dan mengering setelah saya stem cell dua kali di Singapura," kata Cinta Penelope di kawasan Jagakarsa, Jakarta Selatan, seperti yang dilansir dari Tabloid Bintang pada Jumat, 10 Mei 2019. Rencananya, ia akan melakukan melakukan transplantasi stem cell ketiganya dalam waktu dekat. Dan dokter yang menanganinya pun mengatakan bahwa ia akan sembuh dengan transplantasi tersebut. “InsyaAllah kedepan akan stem cell lagi ke Singapura....

Klinik Sel Punca Ilegal Patok Tarif Rp230 Juta Sekali Suntik

Polda Metro Jaya menyegel sebuah klinik yang beralamat di Ruko Bellepoint, Jalan Kemang Selatan VIII, Jakarta Selatan, lantaran menjalankan praktik suntik sel punca (stemcell)secara ilegal. Diketahui, klinik itu mematok harga Rp230 juta atau sekitar 16.000 dolar AS untuk sekali suntik. "Serum stem cell ini pelaku jual seharga 16.000 dolar AS atau sekitar Rp230 juta," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Polisi Suyudi Ario Seto dalam keterangan tertulis, Ahad (12/1). Pasien yang akan menggunakan serum stem cell ini harus menyetorkan uang muka terlebih dahulu sebesar 50 persen, yakni jumlah 8.000 dolar AS. Uang tersebut kemudian ditransfer ke sebuah perusahaan di Jepang. Produk serum akan dikirim ke Indonesia langsung dijemput oleh staf klinik di bandara dan dibawa ke klinik untuk segera disuntikan kepada pasien. "Sisa pembayaran yang sejumlah 8.000 dolar AS dibayarkan pada saat selesai dilakukan penyuntikan stem cell tersebut," ujarnya. Pe...